{"id":2603,"date":"2024-04-29T09:21:37","date_gmt":"2024-04-29T02:21:37","guid":{"rendered":"https:\/\/rscitama.com\/?p=2603"},"modified":"2024-07-18T13:41:34","modified_gmt":"2024-07-18T06:41:34","slug":"cegah-anemia-dengan-tablet-tambah-darah-ttd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rscitama.com\/?p=2603","title":{"rendered":"CEGAH ANEMIA DENGAN TABLET TAMBAH DARAH (TTD)"},"content":{"rendered":"\n<p>Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun di bawah normal. Kurangnya sel darah merah membuat pengidap anemia tampak pucat, lelah, dan lemah. Kondisi ini bisa dialami oleh kelompok usia mana pun, termasuk remaja. Anemia bisa terjadi sementara atau dalam jangka panjang dengan tingkat keparahan ringan sampai berat. Anemia merupakan gangguan darah atau kelainan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/hematologi-dan-perannya-dalam-menangani-gangguan-darah-2\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">hematologi<\/a>&nbsp;yang terjadi ketika kadar&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/memahami-fungsi-hemoglobin-dan-kadar-normalnya-dalam-tubuh\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">hemoglobin<\/a>&nbsp;(bagian utama dari sel darah merah yang mengikat oksigen) berada&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/ketahui-penyebab-hb-rendah-di-sini\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">di bawah normal<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Anemia memiliki beberapa jenis yang berbeda-beda, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Anemia akibat kekurangan zat besi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/anemia-defisiensi-besi\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kekurangan zat besi<\/a>&nbsp;membuat tubuh tidak mampu menghasilkan hemoglobin (Hb). Kondisi ini bisa terjadi akibat kurangnya asupan zat besi dalam makanan, atau karena tubuh tidak mampu menyerap zat besi, misalnya akibat&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/penyakit-celiac\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">penyakit celiac<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Anemia&nbsp;pada masa kehamilan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ibu hamil memiliki nilai hemoglobin yang lebih rendah, tetapi hal ini normal. Meski demikian, kebutuhan hemoglobin meningkat saat hamil sehingga dibutuhkan lebih banyak zat pembentuk hemoglobin, yaitu zat besi,&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/anemia-pernisiosa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">vitamin B12<\/a>, dan asam folat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Anemia akibat perdarahan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Anemia dapat disebabkan oleh perdarahan berat yang terjadi secara perlahan dalam waktu lama atau terjadi seketika. Penyebabnya bisa cedera, gangguan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/cara-atasi-menstruasi-berlebih-penyebab-anemia\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">menstruasi<\/a>, wasir, peradangan pada lambung, kanker usus, atau efek samping obat, seperti&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/obat-antiinflamasi-nonsteroid\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>4. Anemia aplastik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/anemia-aplastik%2B\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Anemia aplastik<\/a>&nbsp;terjadi ketika kerusakan pada sumsum tulang membuat tubuh tidak mampu lagi menghasilkan sel darah merah dengan optimal. Kondisi ini diduga dipicu oleh infeksi, penyakit autoimun, paparan zat kimia beracun, serta efek samping obat antibiotik dan obat untuk mengatasi&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/rheumatoid-arthritis\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">rheumatoid arthritis<\/a><\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>5. Anemia hemolitik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/anemia-hemolitik\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Anemia hemolitik<\/a>&nbsp;terjadi ketika penghancuran sel darah merah lebih cepat daripada pembentukannya. Kondisi ini dapat diturunkan dari orang tua, atau didapat setelah lahir akibat kanker darah, infeksi bakteri atau virus,&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/penyakit-autoimun\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">penyakit autoimun<\/a>, serta efek samping obat-obatan, seperti paracetamol,&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/penisilin\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">penisilin<\/a>, dan obat antimalaria.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>6. Anemia akibat penyakit kronis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa penyakit dapat memengaruhi proses pembentukan sel darah merah, terutama bila berlangsung dalam jangka panjang. Beberapa di antaranya adalah&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/crohns-disease\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">penyakit Crohn<\/a>, penyakit ginjal, kanker,&nbsp;<em>rheumatoid arthritis<\/em>, dan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/hiv-aids\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">HIV\/AIDS<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>7. Anemia sel sabit (<em>sickle cell anemia<\/em>)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/anemia-sel-sabit\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Anemia sel sabit<\/a>&nbsp;disebabkan oleh mutasi (perubahan) genetik pada hemoglobin. Akibatnya, hemoglobin menjadi lengket dan berbentuk tidak normal, yaitu seperti bulan sabit. Seseorang bisa terserang anemia sel sabit jika kedua orang tuanya sama-sama mengalami mutasi genetik tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>8. Thalasemia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/thalassemia\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Thalasemia<\/a>&nbsp;disebabkan oleh mutasi gen yang memengaruhi produksi hemoglobin. Seseorang dapat menderita thalasemia jika satu atau kedua orang tuanya memiliki kondisi yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Anemia memiliki dampak yang bebahaya bagi tubuh manusia, bahkan dapat menyebabkan kematian. Salah satu cara utk mencegah anemia adalah dengan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Beberapa tips konsumsi TTD:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Minum 1 tablet 1x dalam seminggu<\/li>\n\n\n\n<li>Minum dengan air\/sari buah<\/li>\n\n\n\n<li>Minum setelah sarapan\/sebelum tidur<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dalam mencegah anemia dan penyakit lainnya, kitab isa melakukan Medical Check Up (MCU) secara rutin di Rumah Sakit Citama untuk mengetahui kesehatan diri sendiri sehingga segala penyakit dapat ditangani lebih dini.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendaftaran Poliklinik via WhatsApp&nbsp; : 0811-1455-161<\/p>\n\n\n\n<p>Customer Care&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : 0812-8749-1826<\/p>\n\n\n\n<p>Telepon&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : 021-8798-5555<\/p>\n\n\n\n<p>Media Sosial&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : rs.citama<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun di bawah normal. Kurangnya sel darah merah membuat pengidap anemia tampak pucat, lelah, dan lemah. Kondisi ini bisa dialami oleh kelompok usia mana pun, termasuk remaja. Anemia bisa terjadi sementara atau dalam jangka panjang dengan tingkat keparahan ringan sampai berat. Anemia merupakan gangguan darah atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2604,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[54],"tags":[],"class_list":["post-2603","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2603"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2603\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2605,"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2603\/revisions\/2605"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2604"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rscitama.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}